WELCOME VISITOR :))))

Selasa, 18 Oktober 2016

PERILAKU KOLEKTIF DAN PERILAKU MENYIMPANG


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah
Pada umumnya masyarakat cenderung berperilaku dengan berpedoman pada institusi yang ada dalam masyarakat. Perilaku di pasar dituntun oleh institusi di bidang ekonomi, perilaku di tempat ibadah dituntun oleh institusi di bidang agama, perilaku di kotak suara atau mimbar organisasi politik dipengaruhi institusi di bidang politik. Inilah yang sering disebut dengan konformitas. Akan tetapi hal ini sering diselewengkan, dan inilah yang disebut dengan penyimpangan sosial.
Perilaku sosial merupakan hal terpenting dalam suatu sosialisasi kehidupan, tak sedikitpun seseorang mengelak akan keberadaan perilaku sosial di sekitar kita. Oleh karena itu, kehidupan di masyarakat sangat sarat dengan perilaku sosial, baik itu perilaku sosial yang individualis maupunkolektif. Keberadaan perilaku ini membawa dampak tersendiri bagi dunia sosial yakni penyimpangan dari perilaku sosial tersebut.
Dalam kehidupan di Indonesia, banyak kita temukan berbagai macam bentuk penyimpangan dari perilaku sosial kolektif, bahkan hal ini telah merambah hingga ke seluruh aspek institusi di berbagai bidang.