WELCOME VISITOR :))))

Selasa, 24 Oktober 2017

Review film world war z

Review film world war z


Seperti film zombie pada umumnya, penyebaran virus tidak diketahui asalnya. Ketika Gerry Lane dibangunkan oleh anaknya di pagi hari dan sambil memasak sarapan untuk anaknya, tidak sengaja melihat berita kejadian tentang kekacauan di negara lain. Hal tersebut pun diabaikan oleh Gerry Lane yang dimana berstatus sebagai salah satu orang terpenting dalam PBB.
Kejadian berawal saat Gerry Lane bersama Karen Lane (istrinya) sedang berada dalam kendaraan dengan tujuan mengantar kedua putrinya untuk sekolah. Karen Lane bertanya kepada Gerry yang sedang menunggu kemacetan tentang banyaknya helikopter dan motor polisi yang berlalu lalang.
Karena ingin tahu, akhirnya Gerry Lane pun keluar dari mobilnya untuk melihat keadaan. Akan tetapi tiba-tiba sebagian orang telah menjadi zombie dan menularkan virusnya ke satu dengan yang lain sehingga penyebarannya pun terjadi dengan cepat.
Tanpa berpikir panjang, Gerry Lane langsung menyuruh anaknya keluar dan langsung berlari sambil menghubungi pihak PBB untuk penjemputan di sebuah apartemen.
Kisah Gerry Lane dalam World War “Z” bisa dikatakan cukup menegangkan dan juga menarik. Hal yang menarik adalah pada bagian akhir film yang dimana Gerry Lane berhasil menemukan kelemahan zombie dan cara mengatasi agar zombie tidak mengejar.’
Pendapat :
Film ini berbeda dengan novelnya sendiri. Dalam novelnya alur cerita berisi kesaksian dari orang yang pernah mengalami dari berbagai Negara setelah 10 tahun serangan Zombi. Sedangkan dalam filmnya cerita dimulai dengan serangan Zombi itu sendiri saat ini, bukan 10 tahun kemudian. Film ini disajikan dengan ketegangan sejak awal sampai akhir. Sifat ketegangan yang ditampilkan bukanlah horor atau misteri malam tetapi sebuah ketegangan thriller yang berpacu dengan waktu.
Special efek yang digunakan cukup lumayan dalam menghadirkan ribuan Zombie yang tumplek blek dan memanjat tembok atau gedung bertingkat. Penampakan pesawat terbang dengan manusia yang berhamburan keluar cukup membuat penonton bertahan napas dengan pikiran kapan ketegangan ini bisa berakhir.

Secara umum penampilan semua pemainnya lumayan. Hanya saja sang sutradara berusaha menyampaikan cerita tentang emosional keluarga dan keterikatannya kurang maksimal. Ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan seperti misalnya kenapa Zombi bisa bekerja sama memanjat tembok. Kenapa Zombi tidak memangsa korbannya melainkan menggigit saja lalu meninggalkannya. Sebagai sebuah tontonan film ini cukup lumayan.

Tidak ada komentar: